Yahoo Sebarkan Virus?

Devi Suzanti - detikinet


Jakarta - Salah satu situs dalam keluarga besar Yahoo disebut-sebut menyebarkan program jahat sejenis virus komputer. Tepatnya, penyebaran program jahat terjadi pada halaman My.yahoo.com, yaitu halaman yang bisa dipersonalisasi oleh pengguna Yahoo.

Beberapa pengguna my.yahoo.com mengatakan di halaman mereka tiba-tiba muncul link ke situs plgou.com/csrss/yahoo.htm. Halaman tersebut diketahui menyebarkan program jahat bertipe trojan.

Program bernama msyahoo.exe, namun berubah menjadi rondll32.exe saat di-download, itu menyusup ke dalam komputer dan memasang program jahat. Selain itu, komputer yang terkena akan terbuka kelemahannya.

Seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Selasa (12/8/2008), pangkal masalah ini diduga adalah RSS Feed dari situs techbargains.com yang digunakan beberapa pengguna My.yahoo.com. TechBargains.com mengakui bahwa mereka mengalami serangan eksternal dan sedang melakukan perbaikan.

Techbargains.com meminta maaf atas terjadinya kekacauan ini. Mereka juga menawarkan beberapa program antivirus gratis untuk mereka yang sudah terlanjur terinfeksi

Dewi Widya Ningrum - detikinet


 
Jakarta - Waspadalah dengan e-mail bertajuk "Internet Explorer 7" yang mengaku-ngaku dari Microsoft Feature Offers, sebuah layanan Microsoft. Sebuah e-mail spam mencoba menginfeksi komputer dengan program jahat.

E-mail spam ini menggunakan subyek "Internet Explorer 7" dan tidak menjelaskan pesan apapun selain sebuah link bertajuk "download the latest version!" dan sebuah tulisan "about this mailing" yang mengacu pada layanan Microsoft. Demikian dikutip detikINET dari Vnunet, Rabu (13/8/2008).

Pengguna yang meng-klik link download tersebut akan diarahkan ke sebuah halaman browser palsu, yang kemudian akan men-download sebuah file 'update.exe' berukuran 136KB. File executable itu kemudian akan menginfeksi komputer korban dan men-download malware.

Taktik penyebaran program jahat seperti ini sebelumnya juga pernah digunakan untuk menjebak pengguna e-mail, yakni dengan menyamar sebagai file foto telanjang artis Angelina Jolie padahal file tersebut sebenarnya adalah malware.

Taktik seperti itu rupanya cukup populer digunakan. Minggu lalu contohnya, Adobe mengeluarkan peringatan tentang keberadaan malware yang menyamar sebagai installer plug-in Flash.

Agar aman, pengguna diimbau untuk men-download file update-an browser IE7 dari situs Microsoft atau melalui layanan update Windows.